Skip to main content

Belajar Node.js Part 1 - Pengenalan Node.js




Apa itu Node.js?
  • Node.js adalah framework open source untuk server.
  • Node.js bisa didapatkan secara gratis.
  • Node.js bisa berjalan di berbagai OS, misalnya Windows, Linux, Unix, Mac OS X, dan lain-lain.
  • Node.js menggunakan JavaScript di server.

Mengapa kita menggunakan Node.js?
  • Node.js berjalan dengan single-thread, non-blocking, asynchronous, yang penggunaan memorinya sangat efisien.
  • Node.js menggunakan Javascript, jadi client dan server sama bahasanya.
  • Event-driven yang memiliki single thread adalah cepat walaupun ketika menangani banyak request sekaligus.
  • Memiliki package yang terus menerus bertambah yang dapat diakses melalui NPM.
  • Node.js cocok untuk prototyping, agile development, dan rapid product iteration.
  • Node.js memiliki permissive license.
  • Node.js dapat berjalan di banyak OS.
  • Komunitas developer Node.js sangat aktif.
  • Beberapa aplikasi terkenal menggunakan Node.js.
  • Tidak hanya untuk web.

Tugas umum sebuah web server adalah membuka file, entah itu file system atau database dan mengembalikan hasilnya ke client.

[MY_ADS/]

Beginilah cara PHP atau ASP menangani tugas tersebut:
  • Mengirimkan perintah ke file system server.
  • Menunggu selama file system dalam keadaan terbuka dan membaca file-nya.
  • Mengembalikan konten file tersebut ke client.
  • Bersiap untuk menangani request selanjutnya.

Sedangkan, beginilah cara Node.js menangani tugas tersebut:
  • Mengirimkan perintah ke file system server.
  • Bersiap untuk menangani request selanjutnya.
  • Ketika file system terbuka dan sambil membaca file, server mengembalikan konten ke client.
  • Node.js mengabaikan proses menunggu, dan langsung melanjutkan ke request selanjutnya.

Apa yang dapat dilakukan Node.js?
  • Node.js dapat membuat konten dinamis.
  • Node.js dapat membuat, membuka, membaca, menulis, menghapus dan menutup file di server.
  • Node.js dapat mengumpulkan form data.
  • Node.js dapat menambah, menghapus, dan memodifikasi data di dalam Database.

Apakah yang dimaksud dengan file Node.js?
  • File Node.js mengandung perintah yang akan dieksekusi pada event tertentu.
  • Contoh event adalah seseorang mencoba untuk mengakses port pada sebuah server.
  • File Node.js harus dimulai di server untuk menghasilkan efek.
  • File Node.js memiliki ekstensi ".js".

Node.js berbeda dengan Javascript browser.

Berikut ini adalah beberapa perbedaannya:
  • Node.js tidak memiliki window object karena Node.js tidak memiliki window untuk menampilkan sesuatu.
  • Browser Javascript  memiliki window object untuk berurusan dengan window yang sudah ditampilkan.
  • Node.js tidak memiliki location object.
  • Browser Javascript memiliki location object.
  • Node.js tidak memiliki document object.
  • Browser Javascript memiliki document object.
  • Node.js memiliki require.
  • Browser Javascript tidak memiliki require.
  • Node.js memproses request.
  • Browser Javascript memproses response.

Sumber:
https://www.w3schoools.com


Popular posts from this blog

Belajar Node.js - Tutorial Dasar Node.js

Pemrograman web adalah salah satu pemrograman yang membutuhkan banyak skill.

Untuk menghasilkan satu aplikasi web saja, setidaknya diperlukan minimal 4 skill, misalnya PHP, HTML, Javascript, dan CSS.

Untungnya, saat ini Node.js telah lahir untuk mengurangi skill yang dibutuhkan dalam pemrograman web. Tapi hanya satu saja lho...

Apa itu?

Jawabannya adalah Javascript.

Selama ini kita belajar Javascript untuk melakukan pemrograman di sisi client.

Seperti halnya membuat animasi, dan mengatur layout agar rapi, atau mungkin melakukan request dengan AJAX.

Tapi itu semua di sisi client.

Nah, sekarang sudah ada Node.js. Dengan software ini, kita bisa melakukan pemrograman di sisi server dengan Javascript.

Dengan adanya Node.js, setidaknya satu skill tambahan, misalnya PHP, sudah tidak diperlukan, kecuali kalau Anda ngotot ingin mempelajarinya.

Oleh karena itu, mari kita mulai petualangan ini.

Mengapa Kita Perlu Belajar Node.js? Bukan hanya Sekadar Bahasa Baru dalam Server Side Scripting

Node.…

34+ Website untuk Menjual Kode dan Aplikasi Anda

Programmer juga manusia.

Jadi butuh penghasilan juga.

Beberapa cara programmer untuk menghasilkan uang adalah:
Menjual Aplikasi.Menjual Source Code/Script.Menjual Buku.Menjual File Pendukung Aplikasi. Cara-cara tersebut didukung oleh adanya marketplace untuk menjual produk digital seperti source code, script, aplikasi, ebook, dan file-file yang mendukung pembuatan aplikasi.

Marketplace-marketplace tersebut saya bagi dua:
Yang lokal (dalam negeri).Yang internasional. Cara pembayaran produk dari customer ke marketplace tersebut beragam.

Mulai dari credit card, paypal, bitcoin, dan sebagainya. Akan saya paparkan sebisa saya.

Fitur-fitur dari setiap marketplace tersebut juga berbeda-beda. Akan saya sebutkan jika ada yang menarik.

Berikut ini adalah daftar marketplace tersebut.
Marketplace Lokal (Dalam Negeri) 1. Ratakan URL: https://www.ratakan.com/

Yang bisa dijual:
Semua jenis produk digital. Pembayaran produk:
Transfer Bank (BCA, BNI, BRI, Mandiri).Bitcoin (melalui BitBayar).BCA Klikpay.A…

3 Cara Meng-Include Javascript pada Javascript yang Lain

Ada kalanya, kita perlu meng-include file Javascript lain ke dalam Javascript kita tanpa tag "<script>" yang statis.

Untuk CSS, hal yang serupa bisa juga terjadi, hanya saja sudah ada solusinya, yakni @import.

Lalu bagaimana dengan Javascript?

Perlu diketahui bahwa versi lama dari Javascript tidak memiliki import, include, maupun require.

Akan tetapi, versi Javascript terkini memiliki standard seperti modul ES6 untuk mengimport modul.

Sayangnya, itu tidak disupport oleh kebanyakan browser.


Oleh karena itu, di sini kita akan mempelajari cara meng-include Javascript dari file Javascript lain, termasuk dengan metode yang disediakan modul ES6.

Modul ES6 Ketika modul ini sudah disupport oleh kebanyakan browser, kita tinggal melakukan ini:
//yang_akan_diimport.js export function ngudud() { return "Ngudud"; } //yang_mengimport.js import {ngudud} from 'yang_akan_diimport'; // atau './yang_akan_diimport' let val = ngudud(); // val berisi "Ngud…