Skip to main content

Belajar Node.js Part 11 - Memulai MySQL




Node.js dapat digunakan dalam aplikasi database

Salah satu DBMS yang paling popular adalah MySQL.

Menginstal MySQL DBMS

Agar kita bisa mencoba-coba dengan contoh kode, kita harus sudah menginstall MySQL server di komputer kita.

Kita dapat men-download DBMS MySQL di https://www.mysql.com/downloads/.

Menginstal MySQL Driver

Setelah kita menginstal DBMS MySQL, kita bisa mengaksesnya melalui Node.js.

Untuk melakukannya, kita butuh MySQL Driver.

Tutorial ini akan menggunakan modul "MySQL" yang bisa didapatkan dengan menggunakan NPM.

Jalankan perintah ini di CMD untuk meng-install-nya:
npm install mysql
Sekarang kita telah men-download dan meng-install modul "MySQL".

Node.js dapat menggunakan modul ini untuk memanipulasi DBMS MySQL:

var mysql = require('mysql')

[MY_ADS/]

Membuat Koneksi

Mari kita mulai dengan membuat sebuah koneksi ke DBMS MySQL.

Gunakan username dan password MySQL kita:

var mysql = require('mysql');

var connection = mysql.createConnection({
  host: "localhost",
  user: "nama_pengguna_anda",
  password: "password_anda"
});

connection.connect(function(err) {
  if (err) throw err;
  console.log("Terkoneksi!");
});

Simpan kode tersebut dengan nama "mysql_1.js".

Untuk menjalankannya, gunakan perintah ini:
node mysql_1.js
Hasilnya akan seperti ini:
Terkoneksi!
Sekarang kita bisa mulai menggunakan query ke database dengan SQL.

Meng-Query Database

Gunakan SQL untuk membaca dari atau menulis ke sebuah DBMS MySQL.

Objek koneksi pada kode sebelumnya memiliki method untuk meng-query database:

connection.connect(function(err) {
  if (err) throw err;
  console.log("Terkoneksi!");
  connection.query(sql, function (err, result) {
    if (err) throw err;
    console.log("Hasil: " + result);
  });
});

Sumber:
https://www.w3schoools.com

Popular posts from this blog

Belajar Node.js - Tutorial Dasar Node.js

Pemrograman web adalah salah satu pemrograman yang membutuhkan banyak skill.

Untuk menghasilkan satu aplikasi web saja, setidaknya diperlukan minimal 4 skill, misalnya PHP, HTML, Javascript, dan CSS.

Untungnya, saat ini Node.js telah lahir untuk mengurangi skill yang dibutuhkan dalam pemrograman web. Tapi hanya satu saja lho...

Apa itu?

Jawabannya adalah Javascript.

Selama ini kita belajar Javascript untuk melakukan pemrograman di sisi client.

Seperti halnya membuat animasi, dan mengatur layout agar rapi, atau mungkin melakukan request dengan AJAX.

Tapi itu semua di sisi client.

Nah, sekarang sudah ada Node.js. Dengan software ini, kita bisa melakukan pemrograman di sisi server dengan Javascript.

Dengan adanya Node.js, setidaknya satu skill tambahan, misalnya PHP, sudah tidak diperlukan, kecuali kalau Anda ngotot ingin mempelajarinya.

Oleh karena itu, mari kita mulai petualangan ini.

Mengapa Kita Perlu Belajar Node.js? Bukan hanya Sekadar Bahasa Baru dalam Server Side Scripting

Node.…

34+ Website untuk Menjual Kode dan Aplikasi Anda

Programmer juga manusia.

Jadi butuh penghasilan juga.

Beberapa cara programmer untuk menghasilkan uang adalah:
Menjual Aplikasi.Menjual Source Code/Script.Menjual Buku.Menjual File Pendukung Aplikasi. Cara-cara tersebut didukung oleh adanya marketplace untuk menjual produk digital seperti source code, script, aplikasi, ebook, dan file-file yang mendukung pembuatan aplikasi.

Marketplace-marketplace tersebut saya bagi dua:
Yang lokal (dalam negeri).Yang internasional. Cara pembayaran produk dari customer ke marketplace tersebut beragam.

Mulai dari credit card, paypal, bitcoin, dan sebagainya. Akan saya paparkan sebisa saya.

Fitur-fitur dari setiap marketplace tersebut juga berbeda-beda. Akan saya sebutkan jika ada yang menarik.

Berikut ini adalah daftar marketplace tersebut.
Marketplace Lokal (Dalam Negeri) 1. Ratakan URL: https://www.ratakan.com/

Yang bisa dijual:
Semua jenis produk digital. Pembayaran produk:
Transfer Bank (BCA, BNI, BRI, Mandiri).Bitcoin (melalui BitBayar).BCA Klikpay.A…

3 Cara Meng-Include Javascript pada Javascript yang Lain

Ada kalanya, kita perlu meng-include file Javascript lain ke dalam Javascript kita tanpa tag "<script>" yang statis.

Untuk CSS, hal yang serupa bisa juga terjadi, hanya saja sudah ada solusinya, yakni @import.

Lalu bagaimana dengan Javascript?

Perlu diketahui bahwa versi lama dari Javascript tidak memiliki import, include, maupun require.

Akan tetapi, versi Javascript terkini memiliki standard seperti modul ES6 untuk mengimport modul.

Sayangnya, itu tidak disupport oleh kebanyakan browser.


Oleh karena itu, di sini kita akan mempelajari cara meng-include Javascript dari file Javascript lain, termasuk dengan metode yang disediakan modul ES6.

Modul ES6 Ketika modul ini sudah disupport oleh kebanyakan browser, kita tinggal melakukan ini:
//yang_akan_diimport.js export function ngudud() { return "Ngudud"; } //yang_mengimport.js import {ngudud} from 'yang_akan_diimport'; // atau './yang_akan_diimport' let val = ngudud(); // val berisi "Ngud…