Skip to main content

Belajar Node.js Part 14 - Insert Into MySQL




Untuk mengisi sebuah tabel dalam MySQL, gunakan pernyataan "INSERT INTO".

Contohnya, jika kita meng-insert sebuah record ke dalam tabel "pelanggans":

var mysql = require('mysql');

var connection = mysql.createConnection({
  host: "localhost",
  user: "nama_pengguna_anda",
  password: "password_anda",
  database: "dbsaya"
});

connection.connect(function(err) {
  if (err) throw err;
  console.log("Terkoneksi!");
  var sql = "INSERT INTO pelanggans (name, address) VALUES ('PT. Perusahaan', 'Jalan Anggur 30')";
  connection.query(sql, function (err, result) {
    if (err) throw err;
    console.log("1 record diinseert");
  });
});

Simpan kode tersebut dengan nama "mysql_4.js", kemudian jalankan dengan perintah:
node mysql_4.js
Hasilnya akan seperti ini:
Terkoneksi!
1 record diinseert

Meng-Insert Banyak Records

Untuk meng-insert lebih dari satu record, buat sebuah array yang berisi nilai-nilai yang akan dimasukkan, kemudian beri tanda tanya (?) di dalam SQL-nya.

[MY_ADS/]

Nanti tanda tanya tersebut akan di-replace dengan array:
INSERT INTO pelanggans (name, address) VALUES ?
Contohnya, isi tabel "pelanggans" dengan data:

var mysql = require('mysql');

var connection = mysql.createConnection({
  host: "localhost",
  user: "nama_pengguna_anda",
  password: "password_anda",
  database: "dbsaya"
});

connection.connect(function(err) {
  if (err) throw err;
  console.log("Terkoneksi!");
  var sql = "INSERT INTO pelanggans (name, address) VALUES ?";
  var values = [
    ['Mas Andi', 'Jalan Anggrek No. 71'],
    ['Jack', 'Jalan Anggrek No. 4'],
    ['Budi', 'Jalan Anggrek No. 652'],
    ['Nina', 'Jalan Anggrek No. 21'],
    ['Anton', 'Jalan Anggrek No. 345'],
    ['Jack1', 'Jalan Anggrek No. 2'],
    ['Jack2', 'Jalan Anggrek No. 1'],
    ['Jack3', 'Jalan Anggrek No. 331'],
    ['Jack4', 'Jalan Anggrek No. 98'],
    ['Jack5', 'Jalan Anggrek No. 2'],
    ['Jack6', 'Jalan Anggrek No. 38'],
    ['Jack7', 'Jalan Anggrek No. 954'],
    ['Jack8', 'Jalan Anggrek No. 989'],
    ['Jack9', 'Jalan Anggrek No. 1633']
  ];
  connection.query(sql, [values], function (err, result) {
    if (err) throw err;
    console.log("Jumlah record yang diinsert: " + result.affectedRows);
  });
});

Simpan kode tersebut dengan nama "mysql_5.js", kemudian jalankan dengan perintah:
node mysql_5.js
Hasilnya akan seperti ini:
Terkoneksi!
Jumlah record yang diinsert: 14

Result Object

Ketika mengeksekusi sebuah query, sebuah result object dikembalikan.

Result object mengandung informasi tentang bagaimana query memengaruhi tabel.

Result object yang dikembalikan dari contoh di atas terlihat seperti ini:

{
  fieldCount: 0,
  affectedRows: 14,
  insertId: 0,
  serverStatus: 2,
  warningCount: 0,
  message: '\'Records:14  Duplicated: 0  Warnings: 0',
  protocol41: true,
  changedRows: 0
}

Contohnya, kembalikan jumlah row yang terdampak:

console.log(result.affectedRows)

Nilai dari properties dapat ditampilkan seperti ini:
14

Mendapatkan ID yang telah Di-Insert

Untuk tabel dengan auto increment id, kita dapat mendapatkan id dari row yang baru kita insert dengan result object.

Catatan: Untuk bisa mendapatkan inserted id, hanya satu row yang bisa diinsert.

Contohnya, jika kita meng-insert sebuah record dalam tabel "pelanggans" dan mengembalikan ID-nya:

var mysql = require('mysql');

var connection = mysql.createConnection({
  host: "localhost",
  user: "nama_pengguna_anda",
  password: "password_anda",
  database: "dbsaya"
});

connection.connect(function(err) {
  if (err) throw err;
  var sql = "INSERT INTO pelanggans (name, address) VALUES ('Yoga', 'Jalan Patin No. 1')";
  connection.query(sql, function (err, result) {
    if (err) throw err;
    console.log("1 record diinseert, ID: " + result.insertId);
  });
});

Simpan kode di atas dengan nama "mysql_6.js", kemudian jalankan perintah ini:
node mysql_6.js
Hasilnya akan seperti ini:
1 record diinseert, ID: 15
Sumber:
https://www.w3schoools.com

Popular posts from this blog

Belajar Node.js - Tutorial Dasar Node.js

Pemrograman web adalah salah satu pemrograman yang membutuhkan banyak skill.

Untuk menghasilkan satu aplikasi web saja, setidaknya diperlukan minimal 4 skill, misalnya PHP, HTML, Javascript, dan CSS.

Untungnya, saat ini Node.js telah lahir untuk mengurangi skill yang dibutuhkan dalam pemrograman web. Tapi hanya satu saja lho...

Apa itu?

Jawabannya adalah Javascript.

Selama ini kita belajar Javascript untuk melakukan pemrograman di sisi client.

Seperti halnya membuat animasi, dan mengatur layout agar rapi, atau mungkin melakukan request dengan AJAX.

Tapi itu semua di sisi client.

Nah, sekarang sudah ada Node.js. Dengan software ini, kita bisa melakukan pemrograman di sisi server dengan Javascript.

Dengan adanya Node.js, setidaknya satu skill tambahan, misalnya PHP, sudah tidak diperlukan, kecuali kalau Anda ngotot ingin mempelajarinya.

Oleh karena itu, mari kita mulai petualangan ini.

Mengapa Kita Perlu Belajar Node.js? Bukan hanya Sekadar Bahasa Baru dalam Server Side Scripting

Node.…

3 Cara Meng-Include Javascript pada Javascript yang Lain

Ada kalanya, kita perlu meng-include file Javascript lain ke dalam Javascript kita tanpa tag "<script>" yang statis.

Untuk CSS, hal yang serupa bisa juga terjadi, hanya saja sudah ada solusinya, yakni @import.

Lalu bagaimana dengan Javascript?

Perlu diketahui bahwa versi lama dari Javascript tidak memiliki import, include, maupun require.

Akan tetapi, versi Javascript terkini memiliki standard seperti modul ES6 untuk mengimport modul.

Sayangnya, itu tidak disupport oleh kebanyakan browser.


Oleh karena itu, di sini kita akan mempelajari cara meng-include Javascript dari file Javascript lain, termasuk dengan metode yang disediakan modul ES6.

Modul ES6 Ketika modul ini sudah disupport oleh kebanyakan browser, kita tinggal melakukan ini:
//yang_akan_diimport.js export function ngudud() { return "Ngudud"; } //yang_mengimport.js import {ngudud} from 'yang_akan_diimport'; // atau './yang_akan_diimport' let val = ngudud(); // val berisi "Ngud…

Belajar Node.js Part 1 - Pengenalan Node.js

Kembali ke Daftar Isi

Apa itu Node.js?
Node.js adalah framework open source untuk server.Node.js bisa didapatkan secara gratis.Node.js bisa berjalan di berbagai OS, misalnya Windows, Linux, Unix, Mac OS X, dan lain-lain.Node.js menggunakan JavaScript di server.
Mengapa kita menggunakan Node.js?
Node.js berjalan dengan single-thread, non-blocking, asynchronous, yang penggunaan memorinya sangat efisien.Node.js menggunakan Javascript, jadi client dan server sama bahasanya.Event-driven yang memiliki single thread adalah cepat walaupun ketika menangani banyak request sekaligus.Memiliki package yang terus menerus bertambah yang dapat diakses melalui NPM.Node.js cocok untuk prototyping, agile development, dan rapid product iteration.Node.js memiliki permissive license.Node.js dapat berjalan di banyak OS.Komunitas developer Node.js sangat aktif.Beberapa aplikasi terkenal menggunakan Node.js.Tidak hanya untuk web.
Tugas umum sebuah web server adalah membuka file, entah itu file system atau datab…