Skip to main content

Belajar Node.js Part 3 - Modul Node.js




Apa itu Modul dalam Node.js?

Sebenarnya, modul Node.js adalah library JavaScript.

Merupakan kumpulan fungsi yang dapat di-include di dalam aplikasi Node.js kita.

Modul Bawaan Node.js

Node.js memiliki sekumpulan modul bawaan yang dapat digunakan tanpa harus diinstall terlebih dahulu.

Daftar modul bawaan Node.js dapat kita lihat di dokumentasi Node.js (https://nodejs.org/dist/latest-v6.x/docs/api/)

Meng-include Modul Node.js

Untuk meng-include modul Node.js, gunakan fungsi require() dengan input berupa nama modul:

var myhttp = require('http');

Setelah hal tersebut dilakukan, aplikasi kita dapat mengakses modul HTTP yang berarti kita bisa membuat sebuah server HTTP:

myhttp.createServer(function (req, res) {
    res.writeHead(200, {'Content-Type': 'text/html'});
    res.end('Testing!');
}).listen(8080);

Membuat Modul Node.js Kita Sendiri

Kita bisa membuat modul Node.js kita sendiri dan meng-includenya dalam aplikasi kita.

Contoh berikut ini  membuat modul yang mengembalikan sebuah objek tanggal dan waktu.

exports.theDateTime = function () {
    return Date();
};

Gunakan keyword "exports" untuk membuat property dan method yang bisa diakses dari luar file modul.

Simpan kode di atas dengan nama file "myfirstmodule.js".

[MY_ADS/]

Meng-include Modul Node.js Kita Sendiri

Sekarang kita bisa meng-include dan menggunakan modul ini dalam file Node.js manapun.

Contohnya:

var myhttp = require('http');
var dt = require('./myfirstmodule');

myhttp.createServer(function (req, res) {
    res.writeHead(200, {'Content-Type': 'text/html'});
    res.write("Waktu saat ini: " + dt.theDateTime());
    res.end();
}).listen(8080);

Perhatikan bahwa kita menggunakan "./" untuk mengarahkan ke file modul.

Dalam hal ini, artinya file modul berada di folder yang sama dengan file Node.js yang meng-include-nya.

Simpan kode tersebut dengan nama "mymodule1.js", kemudian jalankan dengan cara:
node mymodule1.js

Kemudian buka browser ke URL:
http://localhost:8080

Hasilnya mirip dengan contoh sebelumnya, tapi di sini akan menampilkan tanggal dan waktu.

Sumber:
https://www.w3schoools.com

Popular posts from this blog

Belajar Node.js - Tutorial Dasar Node.js

Pemrograman web adalah salah satu pemrograman yang membutuhkan banyak skill.

Untuk menghasilkan satu aplikasi web saja, setidaknya diperlukan minimal 4 skill, misalnya PHP, HTML, Javascript, dan CSS.

Untungnya, saat ini Node.js telah lahir untuk mengurangi skill yang dibutuhkan dalam pemrograman web. Tapi hanya satu saja lho...

Apa itu?

Jawabannya adalah Javascript.

Selama ini kita belajar Javascript untuk melakukan pemrograman di sisi client.

Seperti halnya membuat animasi, dan mengatur layout agar rapi, atau mungkin melakukan request dengan AJAX.

Tapi itu semua di sisi client.

Nah, sekarang sudah ada Node.js. Dengan software ini, kita bisa melakukan pemrograman di sisi server dengan Javascript.

Dengan adanya Node.js, setidaknya satu skill tambahan, misalnya PHP, sudah tidak diperlukan, kecuali kalau Anda ngotot ingin mempelajarinya.

Oleh karena itu, mari kita mulai petualangan ini.

Mengapa Kita Perlu Belajar Node.js? Bukan hanya Sekadar Bahasa Baru dalam Server Side Scripting

Node.…

3 Cara Meng-Include Javascript pada Javascript yang Lain

Ada kalanya, kita perlu meng-include file Javascript lain ke dalam Javascript kita tanpa tag "<script>" yang statis.

Untuk CSS, hal yang serupa bisa juga terjadi, hanya saja sudah ada solusinya, yakni @import.

Lalu bagaimana dengan Javascript?

Perlu diketahui bahwa versi lama dari Javascript tidak memiliki import, include, maupun require.

Akan tetapi, versi Javascript terkini memiliki standard seperti modul ES6 untuk mengimport modul.

Sayangnya, itu tidak disupport oleh kebanyakan browser.


Oleh karena itu, di sini kita akan mempelajari cara meng-include Javascript dari file Javascript lain, termasuk dengan metode yang disediakan modul ES6.

Modul ES6 Ketika modul ini sudah disupport oleh kebanyakan browser, kita tinggal melakukan ini:
//yang_akan_diimport.js export function ngudud() { return "Ngudud"; } //yang_mengimport.js import {ngudud} from 'yang_akan_diimport'; // atau './yang_akan_diimport' let val = ngudud(); // val berisi "Ngud…

34+ Website untuk Menjual Kode dan Aplikasi Anda

Programmer juga manusia.

Jadi butuh penghasilan juga.

Beberapa cara programmer untuk menghasilkan uang adalah:
Menjual Aplikasi.Menjual Source Code/Script.Menjual Buku.Menjual File Pendukung Aplikasi. Cara-cara tersebut didukung oleh adanya marketplace untuk menjual produk digital seperti source code, script, aplikasi, ebook, dan file-file yang mendukung pembuatan aplikasi.

Marketplace-marketplace tersebut saya bagi dua:
Yang lokal (dalam negeri).Yang internasional. Cara pembayaran produk dari customer ke marketplace tersebut beragam.

Mulai dari credit card, paypal, bitcoin, dan sebagainya. Akan saya paparkan sebisa saya.

Fitur-fitur dari setiap marketplace tersebut juga berbeda-beda. Akan saya sebutkan jika ada yang menarik.

Berikut ini adalah daftar marketplace tersebut.
Marketplace Lokal (Dalam Negeri) 1. Ratakan URL: https://www.ratakan.com/

Yang bisa dijual:
Semua jenis produk digital. Pembayaran produk:
Transfer Bank (BCA, BNI, BRI, Mandiri).Bitcoin (melalui BitBayar).BCA Klikpay.A…