Skip to main content

Belajar Node.js Part 7 - NPM




Apa Itu NPM?

NPM adalah sebuah package manager untuk package Node.js.

Sebuah package terkadang memiliki banyak modul.

www.npmjs.com menampung ribuan package gratis yang bisa di-download dan digunakan.

Program NPM telah terinstall di komputer kita ketika kita telah menginstall Node.js

Artinya, NPM telah siap digunakan.

Apa Itu Package?

Package Node.js mengandung semua file yang dibutuhkan dalam suatu modul.

Modul adalah library JavaScript yang dapat di-include dalam sebuah project Node.js.

Modul biasanya ditulis dengan Javascript, akan tetapi, pada tingkat mahir, seseorang bisa saja membuat modul yang menggunakan C++.

Modul yang dibuat dengan C++ dalam Node.js disebut native module.

Kemungkinan saya akan membuat pembahasan tentang native module di bagian akhir seri tutorial ini.

Cara Men-Download Package

Caranya mudah...

Buka Command Line Interface dan perintahkan NPM untuk men-download package yang kita inginkan.

Misalnya, kita ingin men-download sebuah package bernama "upper-case".

Caranya begini:
npm install upper-case

Sekarang kita telah men-download dan meng-install package tersebut.

NPM membuat sebuah folder bernama "node_modules" di mana package-package yang telah kita install berada.

[MY_ADS/]

Semua package yang kita install kedepannya juga berada pada folder tersebut jika perintah NPM tadi dilakukan dalam folder yang sama.

Jika kita ingin menginstall package pada folder global, tambahkan parameter -g di perintah npm:
npm install upper-case -g

Dengan demikian, package akan terinstall di:

  • "C:\Users\<nama_user>\AppData\Roaming\npm\node_modules" untuk Windows 7 ke atas.
  • "/usr/local/lib/node" atau di "/usr/local/lib/node_modules" untuk linux

Adapun di Mac OS, lokasi penginstalan package bisa dicek dengan perintah ini:
npm root -g

Agar package bisa dimasukkan ke dalam dependencies di file "package.json", tambahkan paramerter --save:
npm install upper-case --save

Untuk menguninstall package bisa dilakukan dengan cara ini:
npm uninstall <nama_package>

Jadi, untuk menguninstall package "upper-case":
npm uninstall upper-case

Menggunakan Package

Setelah package ter-install, maka package tersebut siap untuk digunakan.

Sekarang, include package "upper-case" dengan require():

var peng_upper_case = require('upper-case');

Kemudian, buat sebuah file Node.js yang akan mengonversi output "Hello Pacarku!" menjadi huruf kapital:

var the_http = require('http');
var peng_upper_case = require('upper-case');
the_http.createServer(function (req, res) {
    res.writeHead(200, {'Content-Type': 'text/html'});
    res.write(peng_upper_case("Hello Pacarku!"));
    res.end();
}).listen(8080);

Simpan kode tersebut dengan nama "coba_bikin_uppercase.js".

Kemudian jalankan perintah ini:
node coba_bikin_uppercase.js

Hasilnya bisa dilihat dengan mengakses URL ini dengan browser:
http://localhost:8080

Sumber:
https://www.w3schoools.com

Popular posts from this blog

Belajar Node.js - Tutorial Dasar Node.js

Pemrograman web adalah salah satu pemrograman yang membutuhkan banyak skill.

Untuk menghasilkan satu aplikasi web saja, setidaknya diperlukan minimal 4 skill, misalnya PHP, HTML, Javascript, dan CSS.

Untungnya, saat ini Node.js telah lahir untuk mengurangi skill yang dibutuhkan dalam pemrograman web. Tapi hanya satu saja lho...

Apa itu?

Jawabannya adalah Javascript.

Selama ini kita belajar Javascript untuk melakukan pemrograman di sisi client.

Seperti halnya membuat animasi, dan mengatur layout agar rapi, atau mungkin melakukan request dengan AJAX.

Tapi itu semua di sisi client.

Nah, sekarang sudah ada Node.js. Dengan software ini, kita bisa melakukan pemrograman di sisi server dengan Javascript.

Dengan adanya Node.js, setidaknya satu skill tambahan, misalnya PHP, sudah tidak diperlukan, kecuali kalau Anda ngotot ingin mempelajarinya.

Oleh karena itu, mari kita mulai petualangan ini.

Mengapa Kita Perlu Belajar Node.js? Bukan hanya Sekadar Bahasa Baru dalam Server Side Scripting

Node.…

34+ Website untuk Menjual Kode dan Aplikasi Anda

Programmer juga manusia.

Jadi butuh penghasilan juga.

Beberapa cara programmer untuk menghasilkan uang adalah:
Menjual Aplikasi.Menjual Source Code/Script.Menjual Buku.Menjual File Pendukung Aplikasi. Cara-cara tersebut didukung oleh adanya marketplace untuk menjual produk digital seperti source code, script, aplikasi, ebook, dan file-file yang mendukung pembuatan aplikasi.

Marketplace-marketplace tersebut saya bagi dua:
Yang lokal (dalam negeri).Yang internasional. Cara pembayaran produk dari customer ke marketplace tersebut beragam.

Mulai dari credit card, paypal, bitcoin, dan sebagainya. Akan saya paparkan sebisa saya.

Fitur-fitur dari setiap marketplace tersebut juga berbeda-beda. Akan saya sebutkan jika ada yang menarik.

Berikut ini adalah daftar marketplace tersebut.
Marketplace Lokal (Dalam Negeri) 1. Ratakan URL: https://www.ratakan.com/

Yang bisa dijual:
Semua jenis produk digital. Pembayaran produk:
Transfer Bank (BCA, BNI, BRI, Mandiri).Bitcoin (melalui BitBayar).BCA Klikpay.A…

3 Cara Meng-Include Javascript pada Javascript yang Lain

Ada kalanya, kita perlu meng-include file Javascript lain ke dalam Javascript kita tanpa tag "<script>" yang statis.

Untuk CSS, hal yang serupa bisa juga terjadi, hanya saja sudah ada solusinya, yakni @import.

Lalu bagaimana dengan Javascript?

Perlu diketahui bahwa versi lama dari Javascript tidak memiliki import, include, maupun require.

Akan tetapi, versi Javascript terkini memiliki standard seperti modul ES6 untuk mengimport modul.

Sayangnya, itu tidak disupport oleh kebanyakan browser.


Oleh karena itu, di sini kita akan mempelajari cara meng-include Javascript dari file Javascript lain, termasuk dengan metode yang disediakan modul ES6.

Modul ES6 Ketika modul ini sudah disupport oleh kebanyakan browser, kita tinggal melakukan ini:
//yang_akan_diimport.js export function ngudud() { return "Ngudud"; } //yang_mengimport.js import {ngudud} from 'yang_akan_diimport'; // atau './yang_akan_diimport' let val = ngudud(); // val berisi "Ngud…