Skip to main content

Belajar Unity Part 3 - Mengenal OOP




Sebelum memulai mencoba Unity, sebaiknya kita memahami dasarnya terlebih dahulu.

Unity mendukung bahasa pemrograman C# untuk scripting.

Pertama-tama, jika Anda belum pernah melakukan pemrograman sebelumnya, pelajari bahasa ini terlebih dahulu sampai benar-benar paham.

Setidaknya sampai Anda merasa nyaman menggunakan C# untuk melakukan hal sederhana.

Apabila Anda pernah melakukan pemrograman sebelumnya, khususnya yang memiliki paradigma Object Oriented, seperti C++ atau Java, adaptasikan dulu diri Anda dengan bahasa pemrograman C#.

Konsep yang paling penting untuk memahami ini adalah OOP.

Dalam bahasa pemrograman Object Oriented, program terbagi menjadi satuan fungsional yang disebut Object.

Setiap object memiliki variabel dan fungsinya sendiri.

Fungsi yang terikat pada object disebut method.

Yang perlu ditekankan di sini adalah modularity.

Dengan memiliki setiap object yang terisolasi, dan memaksa object lain untuk berinteraksi dengan method-methodnya, kita dapat mengurangi jumlah dari interaksi yang tak direncanakan (baca: bugs).

Kita juga bisa membuat sebuah object yang dapat di-reuse lagi tanpa modifikasi.

Di Unity, kita membangun object-object ini dan memasangnya pada game entity (GameObject).

Object di-instantiate dari class.

Suatu class adalah blueprint dari object.

Class yang objectnya dapat dipasang ke GameObject dibuat di unity dalam bentuk script MonoBehaviour.

Jadi jika kita ingin membuat AI "MengejarPlayer" pada sebuah musuh dalam game kita, maka kita hanya membuat class "MengejarPlayer", kemudian memasang script tersebut pada setiap entitas musuh.

Ketika dijalankan, musuh itu akan memiliki behavior yang sama.

Berikut ini adalah contoh script-nya:

using UnityEngine;

public class MengejarPlayer : MonoBehaviour {
    private float health; 
    void Start () {
        health = 100; 
    }
    void Update(){
        if (health > 0) {
            /*kode untuk mengejar player.*/
        }
    }
}

Sumber:
http://www.makeuseof.com/tag/programming-game-unity-beginners-guide/

Popular posts from this blog

Belajar Node.js - Tutorial Dasar Node.js

Pemrograman web adalah salah satu pemrograman yang membutuhkan banyak skill.

Untuk menghasilkan satu aplikasi web saja, setidaknya diperlukan minimal 4 skill, misalnya PHP, HTML, Javascript, dan CSS.

Untungnya, saat ini Node.js telah lahir untuk mengurangi skill yang dibutuhkan dalam pemrograman web. Tapi hanya satu saja lho...

Apa itu?

Jawabannya adalah Javascript.

Selama ini kita belajar Javascript untuk melakukan pemrograman di sisi client.

Seperti halnya membuat animasi, dan mengatur layout agar rapi, atau mungkin melakukan request dengan AJAX.

Tapi itu semua di sisi client.

Nah, sekarang sudah ada Node.js. Dengan software ini, kita bisa melakukan pemrograman di sisi server dengan Javascript.

Dengan adanya Node.js, setidaknya satu skill tambahan, misalnya PHP, sudah tidak diperlukan, kecuali kalau Anda ngotot ingin mempelajarinya.

Oleh karena itu, mari kita mulai petualangan ini.

Mengapa Kita Perlu Belajar Node.js? Bukan hanya Sekadar Bahasa Baru dalam Server Side Scripting

Node.…

34+ Website untuk Menjual Kode dan Aplikasi Anda

Programmer juga manusia.

Jadi butuh penghasilan juga.

Beberapa cara programmer untuk menghasilkan uang adalah:
Menjual Aplikasi.Menjual Source Code/Script.Menjual Buku.Menjual File Pendukung Aplikasi. Cara-cara tersebut didukung oleh adanya marketplace untuk menjual produk digital seperti source code, script, aplikasi, ebook, dan file-file yang mendukung pembuatan aplikasi.

Marketplace-marketplace tersebut saya bagi dua:
Yang lokal (dalam negeri).Yang internasional. Cara pembayaran produk dari customer ke marketplace tersebut beragam.

Mulai dari credit card, paypal, bitcoin, dan sebagainya. Akan saya paparkan sebisa saya.

Fitur-fitur dari setiap marketplace tersebut juga berbeda-beda. Akan saya sebutkan jika ada yang menarik.

Berikut ini adalah daftar marketplace tersebut.
Marketplace Lokal (Dalam Negeri) 1. Ratakan URL: https://www.ratakan.com/

Yang bisa dijual:
Semua jenis produk digital. Pembayaran produk:
Transfer Bank (BCA, BNI, BRI, Mandiri).Bitcoin (melalui BitBayar).BCA Klikpay.A…

3 Cara Meng-Include Javascript pada Javascript yang Lain

Ada kalanya, kita perlu meng-include file Javascript lain ke dalam Javascript kita tanpa tag "<script>" yang statis.

Untuk CSS, hal yang serupa bisa juga terjadi, hanya saja sudah ada solusinya, yakni @import.

Lalu bagaimana dengan Javascript?

Perlu diketahui bahwa versi lama dari Javascript tidak memiliki import, include, maupun require.

Akan tetapi, versi Javascript terkini memiliki standard seperti modul ES6 untuk mengimport modul.

Sayangnya, itu tidak disupport oleh kebanyakan browser.


Oleh karena itu, di sini kita akan mempelajari cara meng-include Javascript dari file Javascript lain, termasuk dengan metode yang disediakan modul ES6.

Modul ES6 Ketika modul ini sudah disupport oleh kebanyakan browser, kita tinggal melakukan ini:
//yang_akan_diimport.js export function ngudud() { return "Ngudud"; } //yang_mengimport.js import {ngudud} from 'yang_akan_diimport'; // atau './yang_akan_diimport' let val = ngudud(); // val berisi "Ngud…